Apakah Broker Trive Invest Penipuan atau Normal? Baca izin Bappebti dan OJK-nya
Cek dulu sebelum menyimpulkan penipuan broker forex trive invest: tiga sumber resmi menulis nomor izin Bappebti berbeda, dan izin OJK yang punya ruang lingkup sendiri.
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:Bank Indonesia (BI) meminta penyedia dompet digital DANA menyelidiki secara menyeluruh insiden transaksi kartu kredit tidak sah yang diduga memanfaatkan fitur pembayaran kode QR di aplikasi tersebut.

Langkah ini menyusul laporan pengguna mengenai transaksi kartu kredit yang tidak mereka kenali dan berlabel “DANA QR”, demikian dilaporkan oleh berbagai media berita nasional.
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bank sentral telah menjalankan langkah pengawasan dan meminta DANA mengusut tuntas transaksi tersebut.
BI juga meminta DANA memperbaiki kelemahan yang ada dan memperkuat pengamanan agar transaksi kembali berjalan sesuai mekanisme autentikasi (proses verifikasi identitas pengguna) dan standar keamanan yang dipersyaratkan.

Terlihat dalam postingan akun @catdictive (Neko Prabu) yang menuliskan pesan: “Salah satunya akun marthaningrum yg membagikan pengalaman CC nya kebobolan hingga 3x transaksi dengan nominal setara gaji UMR Jakarta 6 bulan, nominal yg gak kecil”. Kemudian pesan tersebut mendapat respon dari @HaloBCA, seperti tangkapan layar diatas.
Selain investigasi menyeluruh, BI meminta DANA bersama pihak terkait segera mengidentifikasi dan memverifikasi transaksi yang tidak diakui pengguna. DANA juga diminta menindaklanjuti setiap pengaduan konsumen dan menyelesaikan pengaduan sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku.
Ramdan menegaskan bahwa pelindungan dan pemenuhan hak konsumen menjadi prioritas dalam penyelesaian insiden ini. “Bank Indonesia akan terus mengawal proses tersebut hingga hak konsumen yang terdampak terpenuhi sesuai ketentuan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Kamis (24/9).
Menurut Ramdan, keamanan, keandalan, dan pelindungan konsumen adalah prinsip utama dalam penyelenggaraan sistem pembayaran.
Ia menegaskan setiap penyelenggara wajib memastikan pengembangan dan perubahan sistem maupun aplikasi didukung tata kelola, manajemen risiko, pengujian, serta pengendalian keamanan yang memadai.
BI mengimbau masyarakat menjaga kerahasiaan data dan kredensial pembayaran (informasi seperti nomor kartu, PIN, dan kode verifikasi).
Pengguna juga diminta memantau riwayat transaksi secara berkala dan segera melaporkan transaksi yang tidak dikenali melalui kanal resmi bank penerbit kartu dan/atau penyelenggara.
Imbauan ini relevan bagi pengguna dompet digital dan kartu kredit yang terhubung dengan layanan pembayaran berbasis kode QR. Pelaporan cepat melalui kanal resmi menjadi langkah awal yang dianjurkan agar transaksi tidak diakui dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Insiden ini bermula dari laporan pengguna mengenai transaksi kartu kredit yang tidak mereka kenali dan berlabel “DANA QR”. Transaksi tersebut diduga memanfaatkan fitur pembayaran kode QR pada aplikasi DANA.
Namun, sumber yang tersedia tidak menyebutkan jumlah pengguna yang terdampak maupun nilai kerugian dari transaksi tidak sah tersebut.
Sumber juga tidak memuat pernyataan resmi dari pihak DANA, kronologi awal munculnya laporan pengguna, tanggal pasti insiden terjadi, rincian mekanisme ganti rugi yang dijanjikan, tenggat waktu penyelesaian, serta data jumlah pengaduan konsumen yang diterima BI atau DANA.
Karena itu, artikel ini tidak dapat memuat angka kerugian, jumlah korban, atau detail kompensasi yang tidak disebutkan dalam sumber.
Yang dapat dipastikan dari keterangan BI adalah fokus pengawasan pada aspek keamanan transaksi dan pelindungan konsumen.
BI menekankan pentingnya transaksi kembali berjalan sesuai mekanisme autentikasi dan standar keamanan yang dipersyaratkan, serta penyelesaian pengaduan konsumen sesuai ketentuan yang berlaku.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Cek dulu sebelum menyimpulkan penipuan broker forex trive invest: tiga sumber resmi menulis nomor izin Bappebti berbeda, dan izin OJK yang punya ruang lingkup sendiri.

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan BI Rate di level 5,75% pada Rabu, 23 September 2026. Keputusan ini diambil di tengah tekanan jual yang terus membayangi nilai tukar rupiah, yang kian mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Pelemahan ini bukan tanpa sebab: imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tinggi dan indeks dolar yang menguat menjadi pemicu utamanya.

Review kasus broker forex Exclusive Markets Ltd: Dugaan penipuan profit trader lenyap, keluhan WD disetujui tapi uang tak cair, status legalitas BAPPEBTI, hingga regulasi offshore Seychelles FSA.

Ditres Siber Polda Jawa Timur menetapkan tiga tersangka dalam dugaan penipuan investasi trading saham dan mata uang kripto yang melibatkan jaringan internasional. Kerugian korban sementara mencapai Rp12,9 miliar, dan polisi telah memblokir 77 rekening dengan total dana sekitar Rp81,5 miliar.
STARTRADER
VOLURR BROKERAGE
EC markets
XM
FXCM
EBC FINANCIAL GROUP
STARTRADER
VOLURR BROKERAGE
EC markets
XM
FXCM
EBC FINANCIAL GROUP