简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Skema Ponzi Kripto $165 Juta, Tersangka Ditangkap dari Fiji
Ikhtisar:Edward Zimbardi (59) ditangkap FBI setelah dideportasi dari Fiji, didakwa merancang skema Ponzi kripto The Crypto Program senilai 165 juta dolar AS yang menipu sedikitnya 6.000 investor di seluruh dunia. Ia menghadapi 25 dakwaan penipuan dan pencucian uang.

Edward Zimbardi (59), warga Flowery Branch, Georgia, ditangkap agen FBI setelah dideportasi dari Fiji pada 14 Agustus.
Ia didakwa merancang skema Ponzi kripto senilai 165 juta dolar AS yang menipu sedikitnya 6.000 investor di seluruh dunia, menurut jaksa federal dan FBI yang mengumumkan penangkapan itu pada Senin.
Zimbardi menghadapi 12 dakwaan penipuan lewat kabel (wire fraud), 12 dakwaan pencucian uang, dan satu dakwaan konspirasi pencucian uang.
Ia diperkirakan menjalani sidang pertamanya di pengadilan federal Los Angeles sebelum prosesnya dipindahkan kembali ke Georgia.
Kronologi Skema The Crypto Program
Jaksa federal menyatakan Zimbardi membuat dan mempromosikan program bernama “The Crypto Program” antara Juni 2022 dan Agustus 2023.
Melalui situs web dan video promosi, ia menawarkan paket iklan yang menjanjikan imbal hasil dijamin 25 persen setiap bulan.
Investor didorong membeli paket tersebut dengan mentransfer kripto ke dompet digital yang menurut jaksa diam-diam dikuasai Zimbardi. Ribuan investor akhirnya mengirim lebih dari 165 juta dolar AS ke dompet-dompet itu, menurut Kantor Kejaksaan AS.
Aliran Dana dan Modus Ponzi
Jaksa menduga uang investor tidak digunakan sebagaimana dijanjikan. Sekitar 34 juta dolar AS diduga dialihkan ke perdagangan valuta asing berisiko tinggi dan sebagian besar hilang.
Otoritas menyebut Zimbardi memakai uang investor baru untuk membayar peserta lama, ciri khas skema Ponzi.
Sedikitnya 10 juta dolar AS diduga dibelanjakan untuk kebutuhan pribadi, termasuk rumah untuk putranya, kendaraan mewah, dan pembayaran tunjangan kepada mantan istrinya. Skema ini runtuh pada Agustus 2023, membuat investor tak mampu memulihkan dana.
Penyelidikan dan Penangkapan
Setelah skema runtuh, Zimbardi bepergian ke Hawaii, Fiji, dan lokasi lain. Pada Juli 2025, jaksa menduga ia mengetahui FBI menyelidikinya dan melarikan diri ke Fiji, tempat ia bersembunyi lebih dari setahun.
Ia membatalkan rencana menghadiri pernikahan putranya di Virginia pada Mei karena khawatir agen FBI menunggu menangkapnya.
Dakwaan terhadap Zimbardi dibacakan dewan juri federal pada 8 Juli, mencakup total 25 dakwaan. Kasus ini diselidiki Kantor Lapangan FBI Atlanta dengan bantuan SEC, CFTC, Kantor Sekretaris Negara Georgia, dan otoritas Fiji.
FBI membuka halaman web bagi calon korban untuk memberi informasi kepada penyidik di fbi.gov/thecryptoprogram. Otoritas menduga masih ada korban lain dan mendorong investor terdampak melapor.
Literasi Risiko bagi Investor
Kasus ini menjadi pengingat bahwa janji imbal hasil yang dijamin dan tidak realistis, seperti 25 persen per bulan, merupakan sinyal peringatan kuat atas potensi penipuan.
Investor disarankan memeriksa status regulasi platform atau penawaran investasi di daftar resmi otoritas terkait sebelum menanamkan dana.
Waspadai pula permintaan dana tambahan, kesulitan penarikan, atau akun yang tiba-tiba dibekukan, karena pola tersebut kerap muncul dalam skema Ponzi.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










