简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Mata Uang Asia Stabil, Dolar Dekat Terendah Tiga Bulan
Ikhtisar:Mata uang Asia bergerak stabil setelah reli tajam, sementara dolar AS bertahan dekat level terendah tiga bulan. Meredanya tekanan di pasar obligasi AS membantu menekan imbal hasil jangka panjang dan mengurangi dukungan bagi dolar.

Mata uang Asia bergerak lebih tenang pada Kamis setelah mencatat penguatan tajam di sesi sebelumnya. Dolar AS masih berada di bawah tekanan, dengan indeks dolar berada di sekitar 98,80, level terendah sejak akhir Mei, setelah turun 0,8% pada Rabu.
Tekanan terhadap dolar mereda seiring turunnya imbal hasil obligasi jangka panjang AS.
Departemen Keuangan AS menyatakan akan setidaknya menggandakan ukuran beberapa operasi pembelian kembali obligasi bertenor panjang menjadi 4 miliar dolar AS dari 2 miliar dolar AS per operasi, khusus untuk surat utang dengan jatuh tempo 10 tahun atau lebih.
Langkah tersebut membantu menurunkan imbal hasil obligasi tenor panjang dari puncak 19 tahun di 5,337% ke sekitar 5,18%. Penurunan imbal hasil ini mengurangi sebagian tekanan yang sebelumnya mendukung dolar melalui kenaikan suku bunga pasar AS.
Di Asia, dolar AS terhadap yen naik tipis 0,2% ke 158,43 setelah sempat turun hampir 1% pada sesi sebelumnya. Yen tetap mendapat dukungan dari ekspektasi pengetatan lebih lanjut oleh Bank of Japan serta upaya terkoordinasi Jepang dan Amerika Serikat untuk menstabilkan mata uang tersebut.
Pergerakan lain cenderung terbatas. Won Korea Selatan melemah setelah penguatan tajam sebelumnya, dolar Australia stabil, yuan China onshore turun tipis, dan dolar Singapura mendatar.
Pelaku pasar juga mencermati risalah rapat Federal Reserve yang menunjukkan kekhawatiran inflasi masih ada, sementara kenaikan harga minyak ke arah 92 dolar AS per barel tetap menjadi sumber kehati-hatian bagi mata uang Asia.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










